Contouring Wajah Priaman's facial bone surgery
Dengan desain yang disesuaikan dengan karakteristik setiap individu, bentuk wajah dapat terlihat lebih natural dan halus. Hasilnya, wajah tampak lebih tegas sekaligus tetap memberikan kesan yang lembut dan seimbang.
Kapan Contouring Wajah PriaDibutuhkan?
아Contouring wajah pria di NANA Plastic Surgery dilakukan setelah menganalisis secara menyeluruh berbagai elemen yang membentuk wajah, sehingga prosedur dapat disesuaikan dengan karakteristik dan struktur wajah masing-masing.

Face Line yang Sesuai
untuk Setiap Individu
- 01.
Contour Rahang ala IdolDalam prosedur contouring wajah, hasil yang natural tanpa kesan dibuat-buat menjadi hal yang penting. Bentuk wajah dapat terlihat lebih natural sekaligus memberikan perubahan yang nyata.
- 02.
Contour Tulang Pipi ala IdolDalam prosedur contouring wajah, hasil yang natural tanpa kesan dibuat-buat menjadi hal yang penting. Bentuk tulang pipi dapat dibuat lebih seimbang dan halus, dengan tetap memberikan perubahan yang terlihat nyata.
- 03.
Contour Dagu ala IdolDalam prosedur contouring wajah, hasil yang natural tanpa kesan dibuat-buat menjadi hal yang penting. Bentuk dagu dapat dibuat lebih proporsional dan seimbang, dengan tetap memberikan perubahan yang terlihat nyata.
Pastikan Memeriksa CT Scan Sebelum dan Sesudah Operasi
Untuk prosedur contouring wajah di NANA Plastic Surgery, hasil operasi dapat diperiksa melalui CT scan setelah operasi, sehingga perubahan dan hasil prosedur dapat terlihat dengan lebih jelas.
Keahlian NANA Plastic Surgery dalam Contouring Wajah

Analisis Detail Sebelum Operasi dengan 3D-CT
Melalui pemeriksaan 3D-CT sebelum operasi, struktur dan bentuk tulang wajah yang berbeda pada setiap individu dapat dianalisis secara detail. Selain itu, distribusi lapisan otot dan jaringan lunak serta posisi saraf yang sulit terlihat secara kasatmata juga diperiksa dari berbagai sudut. Seluruh hasil analisis ini menjadi pertimbangan dalam menentukan desain prosedur yang sesuai untuk setiap individu.
Sistem Pemeriksaan Kesehatan Menyeluruh Sebelum Operasi
Sebelum operasi, pemeriksaan kesehatan menyeluruh dilakukan menggunakan sistem dan peralatan medis yang lengkap untuk membantu memastikan prosedur berjalan dengan lebih aman. Melalui pemeriksaan berdasarkan kondisi kesehatan dengan sekitar 50 jenis pemeriksaan yang telah tersertifikasi oleh pemerintah, data kesehatan setiap pasien dianalisis secara menyeluruh.
Hasil pemeriksaan tersebut menjadi dasar untuk menentukan diagnosis dan merancang prosedur yang sesuai dengan kondisi masing-masing individu, sehingga tindakan dapat dilakukan secara lebih tepat dan hasil yang optimal dapat diharapkan.

Sistem Kolaborasi Tim Medis Spesialis
Tim dokter spesialis dari berbagai bidang dengan pengalaman bertahun-tahun dalam prosedur bedah plastik bekerja sama melalui sistem kolaborasi medis untuk memastikan proses operasi berjalan dengan aman dan memberikan hasil yang optimal.
Khusus untuk prosedur contouring wajah, tim dokter yang memiliki pengalaman klinis luas bekerja secara terkoordinasi dari tahap persiapan hingga operasi, dengan mengutamakan keamanan dan hasil yang sesuai dengan kebutuhan setiap pasien.Dokter Spesialis Anestesiologi Siaga Selama Operasi
Kondisi pasien dipantau secara real-time melalui sistem monitoring selama prosedur. Dokter spesialis anestesiologi menangani pasien secara 1:1, mulai dari sebelum operasi hingga masa pemulihan setelah operasi, untuk memastikan setiap tahap prosedur berjalan dengan aman.


Solusi Pemulihan Setelah Contouring Wajah
NANA Plastic Surgery menyediakan program pemulihan menyeluruh setelah prosedur contouring wajah untuk membantu mendapatkan hasil yang stabil dan optimal.
Berbagai program perawatan dan treatment untuk membantu mengurangi pembengkakan dirancang untuk mendukung proses pemulihan yang lebih cepat dan nyaman, sehingga pasien dapat kembali beraktivitas dengan lebih baik.
Panduan NANA
Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Contouring Wajah
01
Cuci muka, mandi, dan penggunaan makeup
Hingga jahitan dilepas, bersihkan area selain bagian yang dioperasi menggunakan kain yang dibasahi air.Sebelum plester atau jahitan di wajah dilepas, bersihkan bagian wajah selain area operasi menggunakan kain yang dibasahi air.
Menyikat GigiMenyikat gigi dapat dilakukan mulai sehari setelah operasi. Gunakan sikat gigi berukuran kecil dan sikat gigi seperti biasa, tetapi lakukan dengan hati-hati.
Setelah operasi dengan sayatan di dalam mulut, gunakan Hexamedine yang telah diresepkan. Encerkan dengan perbandingan 7 bagian air : 3 bagian Hexamedine, lalu gunakan untuk berkumur. Disarankan untuk selalu berkumur setelah makan dan membilas mulut secara perlahan setiap 3–4 jam.02
Kontrol
Hindari Tekanan atau Benturan pada Area OperasiMemberikan tekanan atau menerima benturan keras pada area operasi dapat menyebabkan perdarahan atau hematoma.
Hindari aktivitas yang memberikan tekanan pada wajah, seperti mengejan saat muntah atau buang air besar, batuk, bersin, serta terlalu sering menundukkan kepala.03
Perawatan untuk Mengurangi Pembengkakan
Setelah operasi, pembengkakan atau memar dapat turun ke arah bawah hingga area di bawah leher.Pembengkakan atau jaringan yang masih tersisa terkadang dapat membuat wajah terlihat tidak simetris. Namun, kondisi ini umumnya akan kembali terlihat lebih seimbang setelah pembengkakan benar-benar mereda, sehingga tidak perlu khawatir.
Gunakan Kompres Dingin dan Hangat Sesuai WaktunyaHingga 3 hari setelah operasi, saat pembengkakan pada wajah masih berlangsung, disarankan untuk melakukan kompres dingin. Kompres dingin dapat membantu mengurangi pembengkakan dan mencegah perdarahan.
Mulai hari ke-4 setelah operasi, kompres hangat dianjurkan untuk membantu mengurangi pembengkakan dan memar dengan lebih efektif.
Karena sensasi pada wajah masih berkurang setelah operasi, berhati-hatilah agar tidak mengalami luka bakar atau cedera akibat suhu terlalu dingin dari kompres.04
Pola Makan
Sehari setelah operasi hingga 1 minggu setelah operasiSelama 1 minggu sejak sehari setelah operasi, konsumsi makanan bertekstur lunak seperti bubur encer. Hindari penggunaan sedotan.
1–4 minggu setelah operasi (6 minggu untuk operasi tulang pipi)Mulai 1 hingga 4 minggu setelah operasi, sudah dapat kembali mengonsumsi makanan seperti biasa, tetapi pilih makanan yang lembut dan mudah dikunyah. Hindari makanan yang keras atau alot.
※ Makanan yang perlu dihindari: daging (kecuali daging yang dicincang halus), kkakdugi, sayuran berbumbu atau berserat seperti namul, cumi-cumi, jwichupo, tteok, permen karet, permen, kacang-kacangan, dan makanan keras lainnya.
Kimchi dan namul sebaiknya dipotong kecil-kecil sebelum dikonsumsi.05
Cara Memakai Face Band Setelah Operasi
Gunakan face band selama 3 hari setelah operasi.Face band tidak perlu dipasang terlalu ketat dan tidak harus digunakan selama 24 jam penuh.
Selama hari ke-4 hingga 1 minggu setelah operasi, tidak perlu menggunakan face band. Biarkan area wajah tetap terbuka. Mulai 1 minggu hingga 1 bulan setelah operasi, face band dapat digunakan secara berkalaSelama 1–4 minggu setelah operasi, penggunaan face band secara berkala dapat membantu mengencangkan kulit, terutama setelah operasi bagian depan dagu. Namun, penggunaannya tidak wajib.
06
Tambahan untuk Operasi Tulang Pipi
Jika menjalani operasi tulang pipi, pastikan untuk mengikuti hal-hal yang perlu diperhatikan berikut ini.Selama 6 minggu setelah operasi, hindari membuang ingus dan membuka mulut terlalu lebar (lebih dari lebar 3 jari).
Namun, tetap buka mulut secara normal dalam batas yang nyaman untuk membantu mencegah perlengketan pada sendi rahang.
Jika dressing pada area sayatan di dekat cambang menjadi basah, cukup ganti dengan plester atau bandage yang baru.










