Short Nose
Jika dilihat dari depan, ujung hidung yang terangkat membuat lubang hidung terlihat lebih jelas. Short Nose Surgery dilakukan dengan memperpanjang hidung sesuai proporsi wajah untuk menciptakan bentuk hidung yang lebih seimbang dan natural.
Siapa yang Membutuhkan Short Nose Surgery?
Short Nose Surgery tidak hanya diperlukan ketika lubang hidung terlihat jelas dari depan. Dalam beberapa kondisi, meskipun hidung terlihat cukup panjang, Short Nose Surgery tetap dapat diperlukan tergantung pada bentuk dan arah ujung hidung.

Short Nose
Surgery Procedure
- 01.
Pre-Operative 3D-CT ScanSebelum operasi, 3D-CT digunakan untuk menganalisis struktur internal hidung secara detail, termasuk lebar, tingkat asimetri, dan panjang hidung.
- 02.
Diseksi Jaringan & Pemisahan CartilageJaringan hidung diregangkan secara menyeluruh untuk mendapatkan panjang yang diperlukan, kemudian alar cartilage dipisahkan dari cartilage pada batang hidung.
- 03.
Septal Cartilage Extension GraftSeptal cartilage dicangkokkan sebagai extension graft pada ruang yang terbentuk setelah cartilage dipisahkan.
- 04.
Alar Cartilage FixationAlar cartilage difiksasi pada septal extension cartilage untuk menurunkan posisi ujung hidung sekaligus meningkatkan ketinggian batang hidung.
NANA Plastic Surgery Short Nose Surgery Information

Durasi Operasi
+- 1 jam
Jenis Anestesi
Anestesi Tidur
Rawat Inap
Tidak Perlu
Lepas Jahitan
h+7
Kembali Beraktivitas
Setelah lepas jahitan
Kontrol
2x
Why NANA Short Nose Surgery?
Panjang hidung diperbaiki tanpa memberikan tekanan berlebihan pada jaringan lunak dan kulit hidung. Ujung hidung yang terangkat diturunkan secara presisi untuk menciptakan sudut hidung yang lebih natural dan harmonis.
NANA Plastic Surgery Trusted Nose Surgery System

Customized Nose Surgery
NANA Plastic Surgery mengutamakan customized surgery untuk setiap pasien. Desain hidung direncanakan dengan mempertimbangkan kondisi dan bentuk hidung, keharmonisan dengan wajah, serta preferensi setiap pasien.
Dengan meminimalkan kekurangan dan menonjolkan kelebihan, NANA menciptakan bentuk hidung yang ideal dan harmonis dengan wajah setiap pasien.Transparent Surgeon Identification & Dedicated Medical Care System
NANA Plastic Surgery menerapkan sistem transparansi identitas dokter dengan memberikan informasi yang jelas mengenai dokter yang melakukan operasi.
Mulai dari perencanaan operasi, pemeriksaan hasil comprehensive medical check-up, prosedur operasi, hingga post-operative follow-up care, seluruh proses ditangani secara 1:1 oleh tim medis yang ditunjuk untuk setiap pasien.

Naturally Beautiful Nose
Dengan keahlian dan surgical know-how dari tim medis yang berpengalaman, NANA Plastic Surgery merancang bentuk hidung agar harmonis dengan keseluruhan wajah, termasuk dahi, tulang pipi, mata, dagu, dan bibir.
Safe & Responsible Post-Operative Care
NANA Plastic Surgery mengutamakan patient safety dengan menerapkan berbagai sistem keamanan khusus di dalam maupun di luar ruang operasi, termasuk Safe Anesthesia System dan Uninterruptible Power System (UPS).
NANA juga menyediakan professional aftercare dan Care Center untuk mendukung proses recovery yang lebih cepat serta hasil operasi yang optimal.
나나에서 알려드리는
코 수술 후 주의사항
01
Cuci Muka, Shower & Makeup
Cuci muka dan makeup dapat dilakukan mulai sehari setelah jahitan pada area columella dilepas.Sebelum splint dan tape dilepas, bersihkan area wajah selain area operasi menggunakan handuk basah. Mulai sehari setelah jahitan pada area columella dilepas, pasien dapat mencuci muka dan menggunakan makeup.
Saat mencuci muka, hindari menggosok atau memberikan tekanan pada area hidung. Penggunaan kacamata disarankan setelah 1 bulan, dan hindari sauna serta jjimjilbang selama 1 bulan setelah operasi.02
Kontrol
Perdarahan ringan dan cairan dari hidung dapat terjadi selama 2–3 hari setelah operasi.Hindari membuang ingus dengan kuat selama 1 bulan setelah operasi. Setelah 1 bulan, pasien dapat mulai membuang ingus secara perlahan.
Jika Ear Cartilage Digunakan, Nyeri atau Perubahan Sensasi Dapat Terjadi hingga 6 BulanJika ear cartilage digunakan selama operasi, area tersebut dapat terasa nyeri saat disentuh atau mengalami perubahan sensasi hingga sekitar 6 bulan.
Pada umumnya, rasa nyeri dan perubahan sensasi akan berangsur membaik seiring waktu sehingga tidak perlu terlalu dikhawatirkan.03
Perawatan Bengkak
Pembengkakan pada wajah dapat bertahan hingga sekitar 1 bulan setelah operasi.Pembengkakan pada kedua sisi hidung dapat berbeda, baik dalam tingkat pembengkakan maupun kecepatan meredanya, sehingga hidung mungkin terlihat asimetris untuk sementara waktu. Kondisi ini merupakan hal yang umum dan akan berangsur membaik seiring pembengkakan mereda sepenuhnya.
Gunakan kompres dingin dan hangat pada waktu yang tepat setelah operasi.Selama 3 hari pertama setelah operasi, disarankan menggunakan kompres dingin untuk membantu mengurangi risiko perdarahan dan pembengkakan. Mulai hari ke-4, kompres hangat disarankan untuk membantu mengurangi pembengkakan dan memar secara lebih efektif.
04
Perawatan Luka
Kunjungi NANA untuk Dressing serta Pelepasan Splint dan Jahitan.Jika terdapat cotton packing di dalam hidung atau gauze dressing di belakang telinga setelah penggunaan ear cartilage, pasien perlu mengunjungi NANA pada hari ke-2–3 setelah operasi untuk melepas cotton packing dan gauze serta melakukan disinfeksi area tersebut. Splint dan jahitan pada hidung biasanya dilepas sekitar hari ke-6–7 setelah operasi.
Rawat area operasi menggunakan ointment yang telah diresepkan.Setiap pagi dan malam, sebanyak 2 kali sehari, bersihkan bagian dalam hidung dan area insisi secara perlahan menggunakan cotton bud yang telah dibasahi saline solution. Setelah itu, oleskan ointment yang telah diresepkan secara tipis pada area tersebut.
05
Alkohol & Merokok
Hindari konsumsi alkohol dan merokok selama 1 bulan setelah operasi.Alkohol dan merokok dapat meningkatkan risiko perdarahan serta berdampak negatif pada proses penyembuhan luka dan risiko infeksi. Oleh karena itu, pasien disarankan untuk tidak mengonsumsi alkohol maupun merokok selama 1 bulan setelah operasi.
06
Posisi Tidur
Perhatikan posisi tidur yang dianjurkan selama 3 bulan setelah operasi.Selama 1 minggu pertama setelah operasi, hindari posisi yang membuat leher tertekuk. Saat tidur, posisikan tubuh bagian atas lebih tinggi dan jaga posisi kepala tetap lebih tinggi dari jantung untuk membantu pembengkakan mereda lebih cepat.
Hindari tidur miring atau tengkurap. Pasien disarankan tidur telentang dengan wajah menghadap ke atas.












