Non-incisional Ptosis CorrectionNon-incisional Ptosis Correction
Natural Adhesion Ptosis Correction merupakan prosedur yang membantu membentuk lipatan kelopak mata sesuai dengan bentuk garis yang diinginkan melalui teknik natural adhesion.
Karena dilakukan tanpa sayatan, prosedur ini dapat menghasilkan garis kelopak mata yang tampak lebih natural. Dengan metode double fixation, garis kelopak mata juga dibuat lebih kuat dan tidak mudah terlepas.
Metode Non-incisional Ptosis Correction NANA Plastic Surgery
Dengan teknik ini, kulit, otot, lemak, dan jaringan ikat yang kendur dapat diangkat sesuai kebutuhan melalui sayatan pada kulit, sehingga garis kelopak mata dapat terbentuk dengan lebih jelas dan tegas.

Kapan
Non-incisional Ptosis Correction Dibutuhkan?
- 01.
Kekhawatiran Bekas Luka & Masa PemulihanUntuk Anda yang khawatir dengan bekas luka dan menginginkan masa pemulihan yang lebih singkat.
- 02.
Mata Tampak MengantukUntuk Anda yang memiliki mata tampak mengantuk karena kelopak mata menutupi sebagian besar iris
- 03.
Menggunakan Dahi Saat Membuka MataUntuk Anda yang memiliki kekuatan membuka mata yang lemah sehingga cenderung banyak menggunakan otot dahi saat membuka mata.
- 04.
Double Eyelid yang Terlihat MengantukUntuk Anda yang sudah memiliki garis kelopak mata, tetapi mata masih terlihat mengantuk dan kurang tegas.
- 05.
Mata AsimetrisUntuk Anda yang memiliki bentuk mata tidak simetris akibat perbedaan kekuatan otot saat membuka mata.
Informasi Prosedur Non-incisional Ptosis Correction

Waktu Operais
30~40 menit
Metode Anestesi
Sedasi (Tidur)
Rawat Inap
Tidak diperlukan.
Pelepasan Jahitan
Tidak diperlukan.
Kembali Beraktivitas
Dapat langsung kembali
Kontrol Pascaoperasi
Tidak diperlukan.
Keunggulan Non-incisional Ptosis Correction NANA Plastic Surgery
Dengan pengalaman dan keahlian tim medis yang telah menangani berbagai kasus, prosedur dilakukan secara personalized dengan menyesuaikan tinggi garis kelopak mata dan ukuran mata yang paling sesuai dengan karakteristik masing-masing individu.
One-Day Eye Surgery NANA Plastic Surgery
Dengan teknik yang lebih presisi dan detail, bentuk mata dikoreksi secara khusus agar sesuai dengan karakteristik wajah masing-masing.
Sistem Operasi yang Aman dan Terpercaya dari NANA Plastic Surgery

Eye Surgery yang Disesuaikan untuk Setiap Individu
Di NANA Plastic Surgery, desain mata disesuaikan dengan kondisi dan bentuk mata, keselarasan dengan wajah, serta preferensi masing-masing individu. Dengan meminimalkan kekurangan dan menonjolkan kelebihan, prosedur dilakukan untuk membantu menciptakan bentuk mata yang paling ideal dan harmonis.
Sistem Transparansi Ruang Operasi
NANA Plastic Surgery menerapkan sistem transparansi ruang operasi dengan mencantumkan secara terbuka nama dokter yang melakukan prosedur. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah kemungkinan terjadinya masalah medis serta memastikan perawatan dan pemantauan setelah operasi dapat dilakukan secara optimal.


Mata Besar, Indah & Tetap Natural
NANA Plastic Surgery mengutamakan bentuk mata yang besar, indah, sekaligus tetap natural. Dengan pengalaman dan keahlian tim medis, bentuk mata disesuaikan dengan proporsi wajah masing-masing, sambil meminimalkan bekas luka untuk menciptakan tampilan mata yang harmonis dan natural.
Pendampingan oleh Dokter yang Bertanggung Jawab
NANA Plastic Surgery memberikan pendampingan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing individu, mulai dari konsultasi, operasi, hingga perawatan dan pemantauan pascaoperasi. Setiap proses ditangani secara bertanggung jawab oleh dokter yang bersangkutan untuk membantu memastikan prosedur yang lebih aman dan hasil operasi yang optimal.


Aftercare Setelah Operasi
NANA Plastic Surgery mengutamakan keselamatan dengan menyediakan sistem keamanan khusus di dalam maupun di luar ruang operasi, termasuk sistem anestesi yang aman dan sistem kelistrikan tanpa gangguan. Selain itu, NANA juga menyediakan Care Center dengan sistem pemulihan pascaoperasi dan sistem perawatan pembengkakan untuk mendukung proses pemulihan setelah operasi.
나나에서 알려드리는
눈 수술 후 주의사항
01
Cuci Muka, Mandi & Makeup
Cuci Muka, Keramas & MandiKeramas dan mandi dapat dilakukan mulai sehari setelah operasi, tetapi hindari agar air tidak mengenai area luka.
Hindari memberikan tekanan pada mata karena dapat menyebabkan darah yang terkumpul keluar. Riasan mata dan penggunaan lensa kontak dapat dilakukan setelah 4 minggu. Untuk mencegah garis kelopak mata terlepas atau berubah bentuk, hindari penggunaan riasan mata selama 1 bulan. Lensa kontak yang dapat menyebabkan iritasi pada konjungtiva juga dapat digunakan kembali setelah 1 bulan.02
Masa Pemulihan
Setelah operasi, pembengkakan pada konjungtiva atau mata yang tampak kemerahan dapat terjadiSetelah operasi, pembengkakan pada konjungtiva (kondisi ketika konjungtiva terlihat membengkak dan berwarna putih) atau mata yang tampak kemerahan dapat terjadi. Gejala tersebut umumnya akan diserap secara alami dalam 2–4 minggu dan merupakan respons yang umum terjadi setelah operasi, sehingga tidak perlu dikhawatirkan.
Selain itu, air mata dan kotoran mata (belek) yang meningkat sementara juga dapat terjadi setelah operasi. Kondisi ini merupakan respons yang umum dan biasanya akan membaik seiring berjalannya waktu.03
Perawatan Pembengkakan
Pembengkakan setelah operasi akan berangsur-angsur berkurang selama 3–6 bulan.Pembengkakan pada kedua sisi dapat terjadi secara berbeda, baik dalam tingkat pembengkakan maupun proses berkurangnya pembengkakan, sehingga mata dapat terlihat asimetris untuk sementara waktu. Kondisi ini umum terjadi selama masa pemulihan dan umumnya akan berangsur membaik seiring berkurangnya pembengkakan hingga pulih sepenuhnya.
Kompres Dingin & Hangat Setelah OperasiGunakan kompres dingin dan hangat sesuai waktu yang dianjurkan setelah operasi.
Hingga hari ke-3 setelah operasi, saat pembengkakan wajah masih meningkat, disarankan melakukan kompres dingin. Kompres dingin dapat membantu mencegah perdarahan dan mengurangi pembengkakan.
Mulai hari ke-4 setelah operasi, disarankan melakukan kompres hangat untuk membantu mengurangi pembengkakan dan memar secara efektif.04
상처관리
Perawatan dengan Salep Mata & Tetes MataSalep mata dapat dioleskan tipis pada area operasi menggunakan cotton bud bersih, pada pagi dan malam hari. Jika mendapatkan resep tetes mata, gunakan pada konjungtiva 2–3 kali sehari sesuai petunjuk.
Setelah operasi, dapat muncul milia berwarna putih berukuran kecil seperti butiran beras pada garis sayatan kelopak mata. Kondisi ini umumnya akan menghilang secara alami seiring waktu. Namun, jika tidak menghilang setelah 3 bulan, dapat dilakukan pemeriksaan dan pengangkatan sederhana di rumah sakit sesuai dengan kondisi masing-masing.05
Alkohol dan Merokok
Hindari konsumsi alkohol dan merokok selama 1 bulan setelah operasi.Alkohol dan rokok dapat berdampak buruk terhadap perdarahan, proses penyembuhan luka, serta risiko infeksi. Oleh karena itu, disarankan untuk menghindari konsumsi alkohol dan merokok selama 1 bulan setelah operasi.
06
Posisi Tidur
Perhatikan posisi tidur yang dianjurkan selama 3 bulan setelah operasi.Selama 1 minggu pertama setelah operasi, pastikan leher tidak tertekuk saat tidur. Posisikan tubuh bagian atas lebih tinggi sehingga kepala berada lebih tinggi dari jantung untuk membantu mengurangi pembengkakan dengan lebih cepat.
Hindari tidur menyamping atau tengkurap. Usahakan tidur dengan wajah menghadap ke atas..
























