→ Non-incisional Ptosis Correction

Natural Adhesion Ptosis Correction merupakan prosedur yang membantu membentuk lipatan kelopak mata sesuai dengan bentuk garis yang diinginkan melalui teknik natural adhesion.

Karena dilakukan tanpa sayatan, prosedur ini dapat menghasilkan garis kelopak mata yang tampak lebih natural. Dengan metode double fixation, garis kelopak mata juga dibuat lebih kuat dan tidak mudah terlepas.

Non-incisional Ptosis CorrectionNon-incisional Ptosis Correction

Natural Adhesion Ptosis Correction merupakan prosedur yang membantu membentuk lipatan kelopak mata sesuai dengan bentuk garis yang diinginkan melalui teknik natural adhesion.

Karena dilakukan tanpa sayatan, prosedur ini dapat menghasilkan garis kelopak mata yang tampak lebih natural. Dengan metode double fixation, garis kelopak mata juga dibuat lebih kuat dan tidak mudah terlepas.

  • Apa itu Non-incisional Ptosis Correction NANA Plastic Surgery?

    Non-incisional Ptosis Correction merupakan prosedur yang memperkuat otot pembuka mata tanpa melakukan sayatan pada kulit maupun konjungtiva. Melalui celah kecil pada garis kelopak mata, otot pembuka mata dipendekkan untuk memperkuat kekuatannya.

    Karena tidak menggunakan sayatan, pembengkakan setelah operasi relatif lebih minimal dan masa pemulihan dapat berlangsung lebih singkat.

    Dengan teknik Natural Adhesion Ptosis Correction yang menjadi keunggulan NANA Plastic Surgery, bentuk mata yang lebih ideal dan sesuai dengan karakteristik masing-masing dapat diperoleh.

    Non-incisional Ptosis Correction NANA Plastic Surgery
  • Mata Besar dan Tegas, dengan Iris yang Lebih Terlihat!

    Mata yang besar dan indah umumnya memiliki tampilan iris yang terlihat sekitar 80–90% saat mata terbuka secara natural.

    Jika kekuatan kelopak mata lemah sehingga iris mata tampak tertutup sebagian, Non-incisional Ptosis Correction dapat membantu membuat mata terlihat lebih terbuka, tegas, dan jelas.

    Non-incisional Ptosis Correction NANA Plastic Surgery

Metode Non-incisional Ptosis Correction NANA Plastic Surgery

Dengan teknik ini, kulit, otot, lemak, dan jaringan ikat yang kendur dapat diangkat sesuai kebutuhan melalui sayatan pada kulit, sehingga garis kelopak mata dapat terbentuk dengan lebih jelas dan tegas.

  • 01 - gambar detail
    01
    Mengikuti garis desain, dibuat sayatan kecil pada 5–7 titik.
  • 02 - gambar detail
    02
    Melalui celah kecil, sebagian jaringan diangkat untuk membantu menginduksi perlekatan alami (natural adhesion).
  • 03 - gambar detail
    03
    Benang dilewatkan secara berulang melalui kulit kelopak mata dan konjungtiva pada garis kelopak mata untuk membentuk garis kelopak mata (double eyelid).
  • 04 - gambar detail
    04
    Melalui celah kecil, otot yang berfungsi untuk membuka mata di sisi konjungtiva diikat untuk membantu memperkuat kekuatan membuka mata.
  • 05 - gambar detail
    05
    Membantu menciptakan bentuk mata yang besar, tegas, dan tampak lebih jelas.
Kapan Non-incisional Ptosis Correction Dibutuhkan?
Kapan Non-incisional Ptosis Correction Dibutuhkan?

Kapan
Non-incisional Ptosis Correction Dibutuhkan?

  • 01.

    Kekhawatiran Bekas Luka & Masa PemulihanUntuk Anda yang khawatir dengan bekas luka dan menginginkan masa pemulihan yang lebih singkat.

  • 02.

    Mata Tampak MengantukUntuk Anda yang memiliki mata tampak mengantuk karena kelopak mata menutupi sebagian besar iris

  • 03.

    Menggunakan Dahi Saat Membuka MataUntuk Anda yang memiliki kekuatan membuka mata yang lemah sehingga cenderung banyak menggunakan otot dahi saat membuka mata.

  • 04.

    Double Eyelid yang Terlihat MengantukUntuk Anda yang sudah memiliki garis kelopak mata, tetapi mata masih terlihat mengantuk dan kurang tegas.

  • 05.

    Mata AsimetrisUntuk Anda yang memiliki bentuk mata tidak simetris akibat perbedaan kekuatan otot saat membuka mata.

Informasi Prosedur Non-incisional Ptosis Correction

  • Waktu Operais
    Waktu Operais
    30~40 menit
  • Metode Anestesi
    Metode Anestesi
    Sedasi (Tidur)
  • Rawat Inap
    Rawat Inap
    Tidak diperlukan.
  • Pelepasan Jahitan
    Pelepasan Jahitan
    Tidak diperlukan.
  • Kembali Beraktivitas
    Kembali Beraktivitas
    Dapat langsung kembali
  • Kontrol Pascaoperasi
    Kontrol Pascaoperasi
    Tidak diperlukan.

Keunggulan Non-incisional Ptosis Correction NANA Plastic Surgery

Dengan pengalaman dan keahlian tim medis yang telah menangani berbagai kasus, prosedur dilakukan secara personalized dengan menyesuaikan tinggi garis kelopak mata dan ukuran mata yang paling sesuai dengan karakteristik masing-masing individu.

  • Metode Fiksasi yang Tidak Mudah Berubah
    Garis Kelopak Mata yang Lebih Stabil
    Dengan metode double fixation yang menjadi teknik khusus NANA, otot difiksasi dengan kuat untuk membantu mempertahankan garis kelopak mata agar lebih stabil.
  • Membuat Bentuk Mata Tampak Lebih Tegas
    Mempertegas Bentuk Mata
    Melalui celah kecil, otot pembuka mata dipendekkan untuk memperkuat daya buka mata sehingga tampilan mata terlihat lebih tegas dan jelas.
  • Meminimalkan Bekas Luka, Pembengkakan & Masa Pemulihan
    Meminimalkan Bekas Luka, Pembengkakan & Masa Pemulihan
    Bekas luka hampir tidak terlihat, sehingga pembengkakan lebih minimal dan masa pemulihan lebih singkat. Dengan demikian, aktivitas sehari-hari dapat kembali dilakukan dalam waktu lebih cepat.
  • Mudah Dikoreksi Setelah Operasi
    Mudah Dikoreksi Setelah Operasi
    Garis kelopak mata tetap dapat dikoreksi dengan mudah setelah operasi, apabila diperlukan

Q&A Bersama NANA Plastic Surgery

  • Apakah <b>Kelopak Mata yang Turun Dapat Menurunkan Penglihatan??</b> - gambar detail

    Apakah Kelopak Mata yang Turun Dapat Menurunkan Penglihatan??

    Kelopak mata yang turun dapat menutupi sebagian iris mata sehingga bidang penglihatan menjadi terbatas dan penglihatan dapat menurun. Selain itu, ketika mata terasa berat akibat kelopak yang turun, otot dahi cenderung digunakan lebih banyak untuk membantu membuka mata. Kondisi ini dapat menyebabkan kerutan dahi semakin dalam, bahkan pada kasus yang lebih berat dapat memicu sakit kepala. Oleh karena itu, Non-incisional Ptosis Correction juga dapat dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan untuk membantu memperbaiki kondisi tersebut.

  • <b>Apakah Rasa Tertarik pada Mata Setelah Operasi Normal?</b> - gambar detail

    Apakah Rasa Tertarik pada Mata Setelah Operasi Normal?

    Selama 1–6 bulan setelah operasi, dapat muncul rasa seperti mata tertarik. Kondisi ini merupakan bagian dari proses pemulihan sementara dan umumnya akan terasa semakin natural seiring berjalannya waktu.
    Jika rasa tidak nyaman tersebut dirasakan cukup mengganggu, latihan membuka mata dengan menggunakan otot mata dapat dilakukan untuk membantu mengurangi gejala.

One-Day Eye Surgery NANA Plastic Surgery

Dengan teknik yang lebih presisi dan detail, bentuk mata dikoreksi secara khusus agar sesuai dengan karakteristik wajah masing-masing.

  • 01

    Mengunjungi NANA Plastic Surgery.

    One-Day <b>Eye Surgery NANA Plastic Surgery</b> - gambar detail
  • 02

    Konsultasi dengan dokter spesialis bedah plastik yang ahli dalam operasi mata, kemudian menentukan desain garis kelopak mata.

    One-Day <b>Eye Surgery NANA Plastic Surgery</b> - gambar detail
  • 03

    Prosedur operasi dilakukan selama kurang lebih 40 menit.

    One-Day <b>Eye Surgery NANA Plastic Surgery</b> - gambar detail
  • 04

    Setelah keluar dari rumah sakit, dapat langsung kembali beraktivitas sehari-hari (termasuk menggunakan lensa kontak, mencuci muka, dan memakai makeup).

    One-Day <b>Eye Surgery NANA Plastic Surgery</b> - gambar detail

Sistem Operasi yang Aman dan Terpercaya dari NANA Plastic Surgery

  • Tim Medis untuk Eye Surgery yang Disesuaikan

    Eye Surgery yang Disesuaikan untuk Setiap Individu

    Di NANA Plastic Surgery, desain mata disesuaikan dengan kondisi dan bentuk mata, keselarasan dengan wajah, serta preferensi masing-masing individu. Dengan meminimalkan kekurangan dan menonjolkan kelebihan, prosedur dilakukan untuk membantu menciptakan bentuk mata yang paling ideal dan harmonis.

  • Sistem Transparansi Ruang Operasi

    NANA Plastic Surgery menerapkan sistem transparansi ruang operasi dengan mencantumkan secara terbuka nama dokter yang melakukan prosedur. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah kemungkinan terjadinya masalah medis serta memastikan perawatan dan pemantauan setelah operasi dapat dilakukan secara optimal.

    Transparansi Dokter Bedah
  • Mata yang Natural

    Mata Besar, Indah & Tetap Natural

    NANA Plastic Surgery mengutamakan bentuk mata yang besar, indah, sekaligus tetap natural. Dengan pengalaman dan keahlian tim medis, bentuk mata disesuaikan dengan proporsi wajah masing-masing, sambil meminimalkan bekas luka untuk menciptakan tampilan mata yang harmonis dan natural.

  • Pendampingan oleh Dokter yang Bertanggung Jawab

    NANA Plastic Surgery memberikan pendampingan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing individu, mulai dari konsultasi, operasi, hingga perawatan dan pemantauan pascaoperasi. Setiap proses ditangani secara bertanggung jawab oleh dokter yang bersangkutan untuk membantu memastikan prosedur yang lebih aman dan hasil operasi yang optimal.

    Pendampingan oleh Dokter yang Bertanggung Jawab
  • Aftercare Setelah Operasi

    Aftercare Setelah Operasi

    NANA Plastic Surgery mengutamakan keselamatan dengan menyediakan sistem keamanan khusus di dalam maupun di luar ruang operasi, termasuk sistem anestesi yang aman dan sistem kelistrikan tanpa gangguan. Selain itu, NANA juga menyediakan Care Center dengan sistem pemulihan pascaoperasi dan sistem perawatan pembengkakan untuk mendukung proses pemulihan setelah operasi.

나나에서 알려드리는
눈 수술 후 주의사항

  • 01

    Cuci Muka, Mandi & Makeup

    Cuci Muka, Keramas & MandiKeramas dan mandi dapat dilakukan mulai sehari setelah operasi, tetapi hindari agar air tidak mengenai area luka.

    Hindari memberikan tekanan pada mata karena dapat menyebabkan darah yang terkumpul keluar. Riasan mata dan penggunaan lensa kontak dapat dilakukan setelah 4 minggu. Untuk mencegah garis kelopak mata terlepas atau berubah bentuk, hindari penggunaan riasan mata selama 1 bulan. Lensa kontak yang dapat menyebabkan iritasi pada konjungtiva juga dapat digunakan kembali setelah 1 bulan.

  • 02

    Masa Pemulihan

    Setelah operasi, pembengkakan pada konjungtiva atau mata yang tampak kemerahan dapat terjadiSetelah operasi, pembengkakan pada konjungtiva (kondisi ketika konjungtiva terlihat membengkak dan berwarna putih) atau mata yang tampak kemerahan dapat terjadi. Gejala tersebut umumnya akan diserap secara alami dalam 2–4 minggu dan merupakan respons yang umum terjadi setelah operasi, sehingga tidak perlu dikhawatirkan.

    Selain itu, air mata dan kotoran mata (belek) yang meningkat sementara juga dapat terjadi setelah operasi. Kondisi ini merupakan respons yang umum dan biasanya akan membaik seiring berjalannya waktu.

  • 03

    Perawatan Pembengkakan

    Pembengkakan setelah operasi akan berangsur-angsur berkurang selama 3–6 bulan.Pembengkakan pada kedua sisi dapat terjadi secara berbeda, baik dalam tingkat pembengkakan maupun proses berkurangnya pembengkakan, sehingga mata dapat terlihat asimetris untuk sementara waktu. Kondisi ini umum terjadi selama masa pemulihan dan umumnya akan berangsur membaik seiring berkurangnya pembengkakan hingga pulih sepenuhnya.

    Kompres Dingin & Hangat Setelah OperasiGunakan kompres dingin dan hangat sesuai waktu yang dianjurkan setelah operasi.

    Hingga hari ke-3 setelah operasi, saat pembengkakan wajah masih meningkat, disarankan melakukan kompres dingin. Kompres dingin dapat membantu mencegah perdarahan dan mengurangi pembengkakan.

    Mulai hari ke-4 setelah operasi, disarankan melakukan kompres hangat untuk membantu mengurangi pembengkakan dan memar secara efektif.

  • 04

    상처관리

    Perawatan dengan Salep Mata & Tetes MataSalep mata dapat dioleskan tipis pada area operasi menggunakan cotton bud bersih, pada pagi dan malam hari. Jika mendapatkan resep tetes mata, gunakan pada konjungtiva 2–3 kali sehari sesuai petunjuk.

    Setelah operasi, dapat muncul milia berwarna putih berukuran kecil seperti butiran beras pada garis sayatan kelopak mata. Kondisi ini umumnya akan menghilang secara alami seiring waktu. Namun, jika tidak menghilang setelah 3 bulan, dapat dilakukan pemeriksaan dan pengangkatan sederhana di rumah sakit sesuai dengan kondisi masing-masing.

  • 05

    Alkohol dan Merokok

    Hindari konsumsi alkohol dan merokok selama 1 bulan setelah operasi.Alkohol dan rokok dapat berdampak buruk terhadap perdarahan, proses penyembuhan luka, serta risiko infeksi. Oleh karena itu, disarankan untuk menghindari konsumsi alkohol dan merokok selama 1 bulan setelah operasi.

  • 06

    Posisi Tidur

    Perhatikan posisi tidur yang dianjurkan selama 3 bulan setelah operasi.Selama 1 minggu pertama setelah operasi, pastikan leher tidak tertekuk saat tidur. Posisikan tubuh bagian atas lebih tinggi sehingga kepala berada lebih tinggi dari jantung untuk membantu mengurangi pembengkakan dengan lebih cepat.

    Hindari tidur menyamping atau tengkurap. Usahakan tidur dengan wajah menghadap ke atas..

Non-Incisional Double Eyelid

Non-Incisional Double Eyelid

Partial Incision

Partial Incision

Under-Eye Fat Repositioning

Under-Eye Fat Repositioning

Incisional Ptosis Correction

Incisional Ptosis Correction

Revision Surgery

Revision Surgery

Event