- 나나성형외과 Dilihat:0
[Star Daily News = Reporter Hwang Gyu-jun]
Perubahan bentuk payudara setelah kehamilan dan persalinan dapat menjadi salah satu hal yang memengaruhi kondisi emosional sebagian perempuan. Selama masa menyusui, jaringan kelenjar payudara dan lemak mengalami pembesaran. Setelah masa menyusui berakhir, jaringan payudara yang sebelumnya meregang dapat mengalami penyusutan sehingga payudara terlihat lebih kendur dan kehilangan elastisitas. Kondisi tersebut membuat sebagian perempuan mempertimbangkan operasi payudara untuk mengatasi perubahan yang dialami sekaligus mengembalikan bentuk payudara.
Metode operasi untuk payudara kendur dapat berbeda berdasarkan tingkat kekendurannya. Apabila tingkat kekenduran tidak terlalu berat, Breast Augmentation dapat dilakukan dengan memilih implan yang sesuai dengan bentuk tubuh dan kondisi kulit pasien. Namun, apabila tingkat kekenduran cukup berat, insisi tambahan dapat dilakukan di sekitar areola atau secara vertikal pada bagian bawah payudara untuk mengurangi kulit yang kendur dan membentuk payudara dengan posisi yang lebih baik.
Oleh karena itu, pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi fisik pasien serta penyusunan surgical plan yang sesuai menjadi faktor penting dalam operasi payudara. Apabila kondisi dan bentuk payudara kendur tidak dianalisis secara tepat dan operasi dilakukan secara berlebihan, dapat muncul berbagai masalah seperti bentuk payudara yang terlihat tidak natural, asimetri, atau jarak antarpayudara yang terlalu lebar.
Dokter Kepala Hwang Dong-yeon dari NANA Plastic Surgery mengatakan, “Operasi payudara merupakan prosedur dengan tingkat kompleksitas yang tinggi sehingga pemilihan metode operasi perlu dilakukan secara cermat.”
Ia menambahkan, “Struktur payudara, distribusi jaringan kelenjar payudara, serta kondisi kulit setiap pasien perlu dianalisis secara menyeluruh. Konsultasi dengan dokter spesialis yang berpengalaman dalam operasi payudara dapat membantu menentukan metode operasi yang sesuai dengan kondisi individual pasien.”
Bekas luka setelah operasi juga dapat berbeda berdasarkan jenis dan karakteristik kulit setiap pasien. Namun, perawatan bekas luka setelah operasi dapat membantu meminimalkan tampilannya. Oleh karena itu, sistem perawatan pascaoperasi juga menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan sebelum menjalani prosedur.
Sumber: Star Daily News



