- 나나성형외과 Dilihat:0
Tulang pipi yang menonjol, rahang kotak, atau struktur tulang wajah yang asimetris dapat memengaruhi keseluruhan kesan wajah meskipun fitur wajah lainnya terlihat tegas. Hal ini menunjukkan pentingnya kontur wajah dalam membentuk keseimbangan penampilan.
Seiring meningkatnya minat terhadap Facial Contouring Surgery, berbagai informasi mengenai prosedur tersebut juga semakin banyak tersedia. Namun, pada saat yang sama, informasi yang berorientasi pada iklan dan pemasaran juga turut meningkat.
Menurut dokter spesialis bedah plastik, Facial Contouring Surgery tidak sebaiknya diputuskan hanya berdasarkan biaya atau informasi promosi. Terutama di sejumlah rumah sakit di kawasan Gangnam, Seoul, yang memiliki banyak fasilitas bedah plastik, muncul perhatian terhadap meningkatnya praktik pemasaran berlebihan yang dikemas sebagai program promosi dan dapat mendorong keputusan operasi tanpa pertimbangan yang memadai. Oleh karena itu, pasien perlu menentukan pilihan secara lebih cermat.
Menurut Dr. Kim Hyung-jun dari NANA Plastic Surgery Cheongdam, Facial Contouring Surgery secara umum terbagi menjadi Square Jaw Surgery, Cheekbone Reduction, dan Chin Surgery. Karena area dan metode operasi dapat berbeda berdasarkan kondisi setiap pasien, prosedur tambahan seperti masseter muscle reduction, cortical bone reduction, atau buccal fat removal juga dapat dilakukan sesuai kebutuhan.
Namun, Dr. Kim menjelaskan bahwa mengejar bentuk wajah yang terlalu kecil atau V-line yang terlalu tajam perlu dihindari karena hasil yang berlebihan dapat meningkatkan kemungkinan pasien mempertimbangkan operasi revisi.
Diagnosis yang akurat menjadi bagian penting untuk mendukung Facial Contouring Surgery yang aman dan presisi. Menurut Dr. Kim, sebelum operasi diperlukan pemeriksaan seperti 3D-CT (Computed Tomography) dan X-ray untuk menganalisis struktur tulang wajah, ketebalan otot, serta jumlah jaringan lemak pasien.
Ketersediaan dokter spesialis anestesiologi juga menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperiksa. Facial Contouring Surgery dilakukan dengan anestesi umum sehingga peran dokter spesialis anestesiologi menjadi sangat penting selama proses operasi. Sebelum anestesi umum dilakukan, pemeriksaan kondisi kesehatan pasien juga diperlukan sebagai bagian dari persiapan sebelum operasi.
Dr. Kim Hyung-jun mengatakan, “Seiring meningkatnya permintaan terhadap Facial Contouring Surgery, berbagai informasi mengenai prosedur ini juga semakin banyak ditemukan secara online. Namun, hal yang paling penting adalah melakukan konsultasi dengan dokter spesialis bedah plastik.”
Ia menambahkan, “Untuk mendapatkan hasil yang sesuai, pasien sebaiknya terlebih dahulu mempertimbangkan pendapat tenaga medis profesional, membandingkan berbagai aspek secara cermat, serta memilih prosedur dengan mempertimbangkan keamanan dan efektivitasnya.”
Sumber: Medical Tribune



