Berita dan informasi terbaru dari NANA Plastic Surgery.

NANA
NEWS

Temukan berbagai update, pengumuman, dan informasi penting seputar NANA Plastic Surgery.

NANA News

Facial Contouring Surgery Perlu Dilakukan secara Personal oleh Tenaga Medis Berpengalaman
나나성형외과 Dilihat:0


Seiring berlangsungnya liburan musim dingin, semakin banyak orang mempertimbangkan untuk menjalani Facial Contouring Surgery. Secara khusus, libur Tahun Baru Imlek dan masa liburan yang panjang sering dimanfaatkan untuk menjalani prosedur yang sebelumnya sempat ditunda. Kondisi seperti wajah yang terlihat asimetris atau rahang kotak yang membuat wajah tampak lebih besar dapat menjadi salah satu masalah penampilan bagi sebagian orang. Untuk mengatasinya, Facial Contouring Surgery perlu dilakukan dengan mempertimbangkan struktur wajah masing-masing pasien.

Facial Contouring Surgery mencakup beberapa prosedur, seperti Square Jaw Reduction, Chin Reduction, dan Cheekbone Reduction. Metode yang sesuai dapat berbeda berdasarkan bentuk serta kondisi wajah setiap pasien. Oleh karena itu, pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter spesialis bedah plastik yang berpengalaman menjadi bagian penting sebelum menjalani operasi.

Pada Square Jaw Reduction, tulang rahang dibentuk mengikuti garis lengkung panjang mulai dari area bawah telinga hingga bagian utama rahang kotak untuk menciptakan jawline yang lebih natural. Pengurangan lapisan kortikal luar tulang juga dapat membantu mengurangi ketebalan tulang rahang sehingga wajah terlihat lebih ramping dari tampak depan.

Jika hanya bagian rahang yang menonjol yang dikurangi, dapat terbentuk sudut sekunder yang membuat kontur wajah terlihat tidak rata. Oleh karena itu, pemotongan tulang perlu dilakukan mengikuti garis lengkung panjang dari area bawah telinga. Selain pengurangan tulang, penyesuaian pada otot dan lemak juga dapat dilakukan secara bersamaan untuk menciptakan bentuk wajah yang lebih ramping tanpa mengurangi tulang secara berlebihan.

Chin Reduction dilakukan dengan menyesuaikan panjang ujung dagu berdasarkan proporsi wajah, baik dengan memperpanjang maupun memperpendeknya sesuai kebutuhan. Prosedur ini bertujuan membentuk ujung dagu secara lebih tegas sekaligus menciptakan dimensi dan kesan wajah yang lebih refined. Secara spesifik, tulang ujung dagu dipotong dalam bentuk T, kemudian bagian tulang di tengah diangkat dan kedua sisi tulang didekatkan ke arah tengah untuk mengurangi lebarnya. Metode tersebut dapat membantu menciptakan ujung dagu yang lebih ramping.

Tingkat tonjolan tulang pipi dapat memberikan pengaruh besar terhadap kesan wajah secara keseluruhan. Tulang pipi yang menonjol dapat memberikan kesan wajah yang lebih tegas, sedangkan pengurangan yang dilakukan secara proporsional dapat menciptakan bentuk wajah yang lebih halus dan terlihat lebih kecil. Cheekbone Reduction dilakukan dengan membentuk dan memindahkan posisi tulang pipi pada area 45 derajat serta bagian samping untuk memperbaiki kontur wajah. Teknik fiksasi ke arah atas juga dapat diterapkan untuk membantu meminimalkan risiko pipi kendur setelah operasi.

Dr. Kim Yoon-ho dari NANA Plastic Surgery Gangnam mengatakan, “Untuk meningkatkan keamanan dan tingkat kepuasan dalam Facial Contouring Surgery, pemeriksaan yang detail serta konsultasi secara menyeluruh perlu dilakukan sebelum operasi. Prosedur tidak hanya perlu mempertimbangkan perbaikan secara estetika, tetapi juga aspek fungsional.”

Ia menambahkan, “Pasien disarankan memilih rumah sakit yang memiliki pengalaman dalam menangani berbagai kasus Facial Contouring Surgery serta menjalani operasi bersama dokter spesialis bedah plastik berpengalaman dengan metode yang disesuaikan dengan bentuk dan kondisi wajah masing-masing. Dengan demikian, hasil yang lebih natural dan memuaskan dapat diharapkan.”

Sumber: E-Donga

Event