- 나나성형외과 Dilihat:0
[Star Daily News = Reporter Hwang Gyu-jun]
Hidung yang tinggi dan tegas kerap dianggap sebagai salah satu elemen yang memengaruhi keseluruhan penampilan wajah. Rhinoplasty tidak hanya dipertimbangkan oleh pasien dengan kondisi seperti upturned nose, crooked nose, atau Bulbous Nose, tetapi juga oleh mereka yang ingin meningkatkan keseimbangan keseluruhan wajah dan membuat fitur wajah terlihat lebih tegas.
Salah satu aspek penting dalam Rhinoplasty adalah menciptakan tinggi, bentuk, dan garis hidung yang sesuai dengan karakteristik wajah pasien, bukan sekadar mengikuti tren. Meskipun menjalani operasi di rumah sakit yang dikenal memiliki keahlian dalam Rhinoplasty dengan biaya yang tinggi, hasil operasi belum tentu memberikan kepuasan apabila bentuk hidung terlihat tidak natural atau dibuat terlalu tinggi sehingga tidak harmonis dengan wajah.
Secara estetika, panjang hidung yang dianggap proporsional adalah sekitar sepertiga dari panjang wajah sehingga area dahi, alis hingga hidung, dan dagu membentuk proporsi yang seimbang. Sementara itu, lebar bagian bawah hidung idealnya sekitar seperlima dari lebar wajah. Proporsi dari sisi samping juga menjadi aspek yang perlu diperhatikan. Ujung hidung yang sedikit lebih tinggi dibandingkan batang hidung dapat memberikan profil yang lebih tegas. Secara umum, sudut antara bibir dan ujung hidung berada pada kisaran 95–105 derajat, sedangkan sudut antara columella dan ujung hidung sekitar 45 derajat.
Hidung perlu memiliki keseimbangan dengan bentuk wajah serta fitur wajah lainnya agar memberikan hasil yang natural. Namun, Rhinoplasty sering kali hanya dipahami sebagai prosedur untuk meninggikan hidung. Padahal, terdapat berbagai metode operasi yang dapat dipilih untuk membentuk hidung sesuai dengan kondisi dan kebutuhan setiap pasien.
Pada prosedur untuk meninggikan batang hidung, koreksi pada ujung hidung juga dapat dilakukan secara bersamaan untuk menciptakan bentuk hidung yang lebih proporsional dan harmonis dengan keseluruhan wajah. Sementara itu, apabila tinggi batang hidung sudah memadai tetapi hidung terlihat pendek, ujung hidung rendah atau Bulbous Nose, maupun tulang rawan alar melebar sehingga hidung terlihat lebar, prosedur pada ujung hidung seperti Alar Reduction dapat dipertimbangkan sesuai kondisi pasien. Koreksi bentuk juga dapat diperlukan apabila terdapat tonjolan atau bagian yang lebar pada batang hidung, crooked nose, maupun ujung hidung yang tidak simetris.
Apabila pasien sebelumnya telah menjalani Rhinoplasty tetapi tidak puas dengan bentuk hidung atau mengalami komplikasi, pemilihan metode Revision Rhinoplasty yang sesuai perlu dilakukan melalui pemeriksaan dan konsultasi secara menyeluruh. Revision Rhinoplasty memiliki tingkat kompleksitas yang lebih tinggi sehingga diperlukan tenaga medis dengan pengalaman dan keahlian yang memadai.
Dr. Kim Hyung-jun dari NANA Plastic Surgery mengatakan, “Operasi perlu dilakukan dengan desain hidung yang disesuaikan secara individual dengan mempertimbangkan tiga aspek utama, yaitu tinggi, bentuk, dan garis hidung, sekaligus memperbaiki bagian yang menjadi kekurangan.”
Ia menambahkan, “Dengan memprioritaskan keamanan pasien serta memilih implan dan metode operasi yang sesuai dengan kondisi hidung masing-masing pasien, bentuk hidung yang lebih natural dan harmonis dapat diwujudkan.”
Sumber: Star Daily News



