Berita dan informasi terbaru dari NANA Plastic Surgery.

NANA
NEWS

Temukan berbagai update, pengumuman, dan informasi penting seputar NANA Plastic Surgery.

NANA News

[V Health] Facial Contouring Surgery Perlu Dilakukan secara Personal sesuai Kondisi Setiap Pasien
나나성형외과 Dilihat:0

 

[Vegan News = Reporter Lee Yong-hak] Menjelang berakhirnya masa liburan sekolah maupun cuti, semakin banyak orang mulai menjalani prosedur bedah plastik yang sebelumnya sempat ditunda. Secara khusus, jumlah orang yang mempertimbangkan Facial Contouring Surgery untuk memperbaiki bentuk wajah juga terus meningkat. Namun, untuk memperoleh hasil yang memuaskan, pemeriksaan yang akurat dan konsultasi secara menyeluruh menjadi hal yang penting.

Saat mempertimbangkan Facial Contouring Surgery, penting untuk memilih dokter spesialis bedah plastik berpengalaman yang telah menangani berbagai kasus dan memiliki banyak pengalaman klinis. Prosedur Facial Contouring seperti Cheekbone Reduction, Square Jaw Reduction, dan Chin Surgery dapat memberikan hasil yang lebih optimal apabila dilakukan berdasarkan pemahaman mendalam terhadap struktur anatomi serta disesuaikan dengan kondisi setiap pasien.

Cheekbone Reduction merupakan prosedur yang dilakukan dengan memindahkan tulang pipi yang menonjol ke arah dalam untuk menciptakan volume yang proporsional dari tampak depan maupun samping sekaligus membentuk garis wajah yang lebih halus. Secara khusus, penerapan anchoring technique dapat membantu mencegah terjadinya pipi kendur setelah operasi.

Pada Anchoring Cheekbone Reduction, jaringan lunak difiksasi kembali menggunakan benang lifting yang dapat diserap tubuh. Selama proses benang tersebut terurai, adhesi jaringan akan terbentuk sehingga dapat membantu meminimalkan risiko kendur. Dengan metode tersebut, kontur wajah yang lebih natural dan kencang dapat dipertahankan.

Square Jaw Reduction untuk menciptakan wajah yang lebih ramping dan V-line tidak dilakukan dengan sekadar mengurangi tulang dalam jumlah besar. Desain yang disesuaikan dengan bentuk wajah masing-masing pasien menjadi bagian penting dalam prosedur tersebut.

Dengan mempertimbangkan proporsi wajah, area rahang dengan volume terbesar perlu dikurangi secara tepat dan dibentuk menjadi garis rahang yang melengkung untuk menghasilkan kontur yang lebih natural. Oleh karena itu, pemeriksaan secara menyeluruh menggunakan 3D-CT diperlukan untuk menganalisis tidak hanya bentuk luar wajah, tetapi juga struktur tulang wajah, otot, lemak, serta jaringan lunak di bagian dalam.

Saat Chin Surgery dilakukan bersamaan dengan Long-Curve Square Jaw Reduction, risiko terbentuknya sudut sekunder akibat perbedaan ketinggian tulang dapat dikurangi sehingga jawline yang lebih halus dapat terbentuk.

Chin Surgery bertujuan menyesuaikan panjang dan volume dagu berdasarkan proporsi wajah untuk menciptakan garis wajah yang lebih seimbang. Panjang, lebar, serta tingkat proyeksi ujung dagu perlu dipertimbangkan dalam menyesuaikan proporsi wajah agar hasil yang diperoleh terlihat lebih natural.

Untuk mendukung keamanan Facial Contouring Surgery, penting untuk mempertimbangkan rumah sakit yang menyediakan dokter spesialis anestesiologi dan manajemen nyeri yang secara khusus menangani proses anestesi. Selain itu, perlu diperiksa apakah ruang operasi dilengkapi CCTV dan rekamannya dapat diakses, serta apakah rumah sakit memiliki sistem keselamatan seperti peralatan darurat dan fasilitas rawat inap.

Dalam wawancara tertulis dengan media ini pada tanggal 14, Dr. Kim Yoon-ho dari NANA Plastic Surgery mengatakan, “Facial Contouring Surgery tidak hanya bertujuan memperbaiki aspek estetika, tetapi juga memerlukan pendekatan yang disesuaikan agar hasilnya harmonis dengan bentuk wajah setiap pasien. Pemeriksaan menyeluruh sebelum operasi serta konsultasi yang cukup dengan dokter spesialis diperlukan untuk membantu memperoleh hasil yang memuaskan.”

Event