- 나나성형외과 Dilihat:0
Memasuki bulan Juli, cuaca panas terus berlanjut. Dalam kondisi seperti ini, pakaian yang digunakan cenderung menjadi lebih tipis sehingga orang yang memperhatikan penampilan juga semakin memberi perhatian pada bentuk tubuh.
Berbagai metode seperti olahraga dan pengaturan pola makan dapat dilakukan untuk menjaga bentuk tubuh. Namun, pada perempuan terdapat bagian tubuh yang sangat dipengaruhi oleh faktor bawaan, salah satunya adalah payudara. Oleh karena itu, perubahan pada area tersebut tidak selalu dapat dicapai secara signifikan hanya melalui olahraga atau pengaturan pola makan.
Sebagian orang yang mengalami kondisi tersebut kemudian mempertimbangkan operasi payudara sebagai salah satu pilihan. Dibandingkan operasi mata atau Rhinoplasty, operasi payudara mungkin masih relatif kurang familiar dan dapat menjadi keputusan yang cukup besar bagi pasien. Oleh karena itu, surgical plan yang sesuai perlu disusun secara cermat sebelum menjalani operasi.
Breast Augmentation merupakan prosedur yang dilakukan dengan memasukkan implan untuk mendapatkan volume payudara yang diinginkan. Namun, apabila operasi dilakukan tanpa diagnosis dan perencanaan yang tepat, terdapat risiko terjadinya komplikasi seperti capsular contracture, kerusakan implan, dan infeksi sekunder.
Diagnosis perlu dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai kondisi individual, seperti ukuran breast pocket, lebar rongga dada, dan karakteristik kulit. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, surgical plan dapat disusun melalui konsultasi dengan dokter spesialis bedah plastik. Karena Breast Augmentation termasuk prosedur dengan tingkat kompleksitas tinggi, aspek keamanan perlu menjadi pertimbangan utama, bukan hanya biaya atau hasil before & after.
Pemilihan implan juga menjadi bagian penting dalam perencanaan operasi. Dari berbagai pilihan seperti Motiva dan micro-textured implant, karakteristik implan perlu dipertimbangkan berdasarkan tekstur, bentuk tubuh, serta proporsi tubuh setiap pasien. Selain itu, pasien juga perlu memastikan bahwa rumah sakit menggunakan implan asli yang telah melalui prosedur distribusi resmi.
Berbeda dari beberapa prosedur bedah plastik lainnya, Breast Augmentation memerlukan penggunaan peralatan seperti endoskop dalam proses operasi. Oleh karena itu, ketersediaan peralatan medis tersebut juga perlu dipertimbangkan ketika menyusun surgical plan. Rumah sakit juga perlu memiliki sistem keselamatan yang memadai, termasuk keberadaan dokter spesialis anestesiologi serta fasilitas keselamatan untuk mendukung keamanan pasien selama operasi.
Memperbaiki bagian tubuh yang menjadi concern melalui prosedur medis dapat menjadi salah satu pilihan bagi pasien. Namun, ketika mempertimbangkan prosedur operasi, aspek keamanan perlu menjadi prioritas utama agar proses operasi dapat dilakukan secara lebih cermat sekaligus mendukung tingkat kepuasan pasien.
Keterangan: Dr. Choi Jung-sik, NANA Plastic Surgery
Sumber: Beopbo Newspaper



