- 나나성형외과 Dilihat:0
Bentuk mata yang terlihat besar dan terbuka kerap dianggap memberikan kesan yang lebih positif.
Seiring dengan hal tersebut, jumlah pasien yang mempertimbangkan Double Eyelid Surgery terus meningkat setiap tahunnya. Dibandingkan sebelumnya, prosedur ini juga semakin umum dilakukan dan tersedia dalam berbagai metode operasi.
Meskipun Double Eyelid Surgery terlihat sebagai prosedur yang relatif sederhana, pada praktiknya operasi ini membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi. Bentuk mata kanan dan kiri dapat berbeda, sementara tingkat perkembangan otot serta jumlah lemak pada kelopak mata juga berbeda pada setiap pasien. Oleh karena itu, kondisi individual pasien perlu dianalisis secara akurat sebelum menjalani Double Eyelid Surgery.
Menurut dokter spesialis operasi mata dari NANA Plastic Surgery, “Daripada hanya berfokus pada bentuk mata tertentu yang ingin ditiru, pasien perlu memilih metode operasi yang sesuai dengan kondisi masing-masing. Proporsi wajah juga perlu dipertimbangkan untuk merancang bentuk mata yang paling harmonis dengan keseluruhan wajah agar dapat memperoleh hasil yang memuaskan.”
Operasi mata sendiri memiliki berbagai metode, termasuk teknik insisi, non-insisi, Epicanthoplasty, dan Lateral Canthoplasty. Pemilihan metode tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik individual setiap pasien.
Sebagai contoh, metode non-insisi yang merupakan salah satu teknik operasi mata di NANA Plastic Surgery dilakukan tanpa membuat insisi pada kulit. Lipatan dibentuk pada kelopak mata untuk menciptakan garis double eyelid yang terlihat natural. Metode ini dapat memberikan perubahan yang natural sehingga hasilnya tidak terlihat seperti telah menjalani operasi. Teknik tersebut dapat dipertimbangkan oleh pasien yang tidak menginginkan tampilan artifisial dan menginginkan garis double eyelid yang natural. Namun, pemilihannya tetap perlu mempertimbangkan berbagai karakteristik individual dan umumnya dapat dilakukan pada pasien dengan kulit kelopak mata yang tipis serta tingkat kekenduran yang minimal.
Selain itu, terdapat natural adhesion buried method yang membentuk garis double eyelid dengan mendorong adhesi alami antara otot dan kulit sehingga hasil operasi terlihat lebih natural. Metode ini dapat dipertimbangkan pada pasien dengan kelopak mata yang tipis dan memiliki elastisitas yang baik.
Sementara itu, partial incision method menggabungkan keunggulan pemulihan yang relatif cepat dari buried method dengan efek yang dapat diperoleh melalui metode insisi. Teknik ini dapat dipertimbangkan pada pasien dengan jumlah lemak kelopak mata yang relatif lebih banyak sehingga area mata terlihat lebih tebal.
Dengan demikian, pemilihan metode operasi mata perlu mempertimbangkan berbagai faktor yang dapat memengaruhi kepuasan pasien. Di antara berbagai metode yang tersedia, bentuk mata yang diinginkan serta metode yang sesuai dengan kondisi individual pasien perlu dipertimbangkan secara bersamaan untuk menciptakan mata yang lebih besar, terbuka, dan tegas sekaligus tetap harmonis dengan wajah. Oleh karena itu, konsultasi secara menyeluruh dengan tenaga medis yang berpengalaman dalam operasi mata diperlukan untuk menentukan metode yang sesuai.
Sumber: Gonggam News



